Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Rudal Rusia Serang Kyiv, 1 Warga Tewas

Petugas pemadam kebakaran memadamkan api setelah sebuah drone menghantam bangunan tempat tinggal selama serangan udara Rusia di Kyiv Ukraina Minggu 22 Februari 2026 Foto APSergei Grits
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api setelah sebuah drone menghantam bangunan tempat tinggal selama serangan udara Rusia di Kyiv, Ukraina, Minggu, 22 Februari 2026. (Foto AP/Sergei Grits)

Newestindonesia.co.id, Rusia melancarkan serangan besar-besaran dengan ratusan rudal dan drone semalaman, menghantam wilayah pinggiran ibu kota Ukraina dan menewaskan satu warga sipil, sekaligus menyebabkan kerusakan luas pada rumah tinggal dan infrastruktur energi, menurut pernyataan resmi layanan darurat Ukraina pada Minggu pagi (22/2).

Serangan itu terjadi ketika konflik antara kedua negara telah memasuki tahun ke-empat, dan upaya diplomatik baru-baru ini untuk mengakhiri perang belum menunjukkan terobosan signifikan.

Korban dan Kerusakan

Menurut Layanan Darurat Negara Ukraina seperti diberitakan Associated Press, serangan menghantam setidaknya lima distrik di sekitar Kyiv — termasuk Obukhiv, Brovary, Boryspil, Bucha, dan Fastiv — dan menyebabkan kebakaran di area permukiman.

Seorang warga sipil dinyatakan tewas akibat serangan tersebut. Delapan orang lainnya, termasuk seorang anak, selamat dari reruntuhan bangunan yang hancur.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Di desa Putrivka, tim penyelamat masih bekerja keras menyelamatkan warga yang terperangkap di bawah puing-puing rumah.

Skala Serangan

Angkatan Udara Ukraina melaporkan bahwa 297 drone dan 50 rudal diluncurkan dalam serangan kali ini. Dari total tersebut, sistem pertahanan berhasil menjatuhkan 274 drone dan 33 rudal sebelum mencapai target mereka. Namun, 14 rudal dan 23 drone berhasil memukul 14 lokasi di berbagai wilayah, sementara tiga rudal lainnya belum diketahui posisinya.

Pejabat militer Ukraina menggambarkan intensitas serangan sebagai salah satu gelombang agresi udara yang paling luas dalam beberapa minggu terakhir.

Target Energi dan Infrastruktur

Selain pemukiman, serangan juga menargetkan infrastruktur energi di wilayah selatan Ukraina, khususnya di daerah Odesa. Api besar berkobar di beberapa situs energi, yang kemudian berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran setempat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Seorang pejabat layanan darurat menyatakan, “Serangan ini jelas menargetkan sistem energi kami, yang bertujuan untuk melemahkan ketahanan rakyat Ukraina menghadapi musim dingin.”

Baca juga:  Iran Pasang “Tarif” Di Selat Hormuz, Kapal Harus Bayar Hingga Rp 33 M

Konteks Perang yang Masih Berlanjut

Empat tahun setelah invasi penuh Rusia ke Ukraina, serangan udara terhadap kota-kota Ukraina tetap tak terputus. Selama tahun terakhir, serangan yang menargetkan jaringan energi telah meninggalkan banyak warga tanpa listrik dan pemanas saat musim dingin melanda negara itu.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melalui pesan di Telegram menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa Ukraina akan terus memperkuat pertahanan udara negaranya.

Insiden Tak Terkait di Lviv

Secara terpisah, ledakan besar di kota Lviv di barat Ukraina menewaskan satu orang dan melukai 25 lainnya. Zelenskyy mengatakan bahwa pihak berwenang telah menangkap seorang tersangka terkait kejadian ini, yang menurut pihaknya bukan bagian dari gelombang serangan udara Rusia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Serangan drone dan rudal Rusia terhadap wilayah sipil dan infrastruktur di Ukraina — terutama di pinggiran Kyiv — menandai eskalasi baru dalam konflik yang telah berlarut. Dampaknya tidak hanya menyebabkan korban jiwa dan kerusakan material, tetapi juga memperburuk kondisi musim dingin yang menekan warga sipil. Meskipun upaya diplomatik terus dijalankan, kenyataannya pertikaian bersenjata masih jauh dari kata mereda.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, mendorong alokasi anggaran sebesar Rp120 juta untuk setiap kelurahan atau kalurahan di Daerah Istimewa Yogyakarta...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Ibu Negara Amerika Serikat, Melania Trump, akhirnya buka suara terkait tudingan yang mengaitkan dirinya dengan skandal Jeffrey Epstein. Dalam pernyataan publik yang jarang...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa pasukan militer AS akan tetap berada di sekitar Iran hingga tercapai kesepakatan damai yang benar-benar konkret...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengeluarkan pernyataan keras terhadap Iran di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Pernyataan tersebut...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Konflik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel semakin memakan korban sipil, termasuk dari sektor pendidikan. Sedikitnya 310 siswa dan guru dilaporkan...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, melontarkan pernyataan keras terkait konflik yang terus memanas dengan Iran. Ia menyebut militer Israel akan mengejar hingga membunuh...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah ultimatum 48 jam yang dilontarkan Presiden AS Donald Trump justru dibalas dengan kecaman keras...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengusulkan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menghentikan penugasan pasukan perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL)...

Advertisement