Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Pemerintah Austria Siapkan Aturan Blokir Media Sosial Bagi Anak Di Bawah 14 Tahun

Foto: Anna Barclay/Getty Images

Newestindonesia.co.id, Pemerintah Austria tengah menyiapkan kebijakan larangan penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 14 tahun sebagai upaya melindungi generasi muda dari dampak negatif dunia digital.

Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah koalisi Austria yang menilai paparan terhadap media sosial semakin berisiko bagi kesehatan mental dan perkembangan anak. Wakil Kanselir Austria, Andreas Babler, menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa lagi tinggal diam menghadapi dampak tersebut.

“Kami tidak akan lagi tinggal diam,” ujar Babler, menekankan urgensi perlindungan anak dari risiko digital dikutip melalui Al Jazeera.

Pemerintah menyoroti sejumlah ancaman yang dinilai semakin meningkat, mulai dari kecanduan akibat algoritma hingga paparan konten berbahaya seperti kekerasan seksual dan materi tidak pantas.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Skema Aturan dan Implementasi

Meski telah disepakati secara prinsip, pemerintah Austria masih menyusun detail teknis implementasi kebijakan tersebut. Rancangan undang-undang ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026.

Salah satu aspek penting yang tengah dibahas adalah sistem verifikasi usia. Pemerintah berencana menggunakan metode “modern secara teknis” yang tetap menjaga privasi pengguna.

Menariknya, larangan ini tidak akan secara spesifik menyasar platform tertentu. Sebaliknya, aturan akan berlaku untuk platform yang dianggap memiliki karakteristik berisiko tinggi, terutama yang menggunakan algoritma adiktif.

Selain pembatasan, pemerintah juga akan memperkuat edukasi digital di sekolah, termasuk literasi media dan kecerdasan buatan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Bagian dari Tren Global

Langkah Austria bukanlah kebijakan yang berdiri sendiri. Sejumlah negara di dunia mulai mengambil langkah serupa dalam beberapa tahun terakhir.

Australia menjadi pelopor dengan melarang penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun sejak 2025. Negara lain seperti Prancis, Inggris, Denmark, hingga Indonesia juga tengah mengarah pada regulasi serupa.

Baca juga:  Cara Daftar QRIS Untuk Usaha Perorangan: Panduan Lengkap 2025

Fenomena ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran global terhadap dampak media sosial terhadap anak, termasuk risiko kecanduan, depresi, hingga paparan konten berbahaya.

Pro dan Kontra Kebijakan

Meski mendapat dukungan luas sebagai langkah perlindungan anak, kebijakan pembatasan ini juga menuai kritik.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sejumlah pihak menilai larangan total berpotensi menimbulkan masalah baru, seperti:

  • Mendorong anak mengakses platform tidak terkontrol
  • Risiko pelanggaran privasi dalam sistem verifikasi usia
  • Membatasi akses anak terhadap ruang sosial dan edukasi digital

Di sisi lain, pendukung kebijakan menilai pembatasan ini serupa dengan regulasi pada alkohol atau perjudian—yakni bentuk perlindungan publik yang diperlukan.

Rencana Austria melarang media sosial untuk anak di bawah 14 tahun menegaskan arah kebijakan global yang semakin ketat terhadap platform digital. Di tengah perdebatan antara perlindungan dan kebebasan digital, regulasi ini diprediksi akan menjadi salah satu isu penting dalam kebijakan teknologi global ke depan.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Internasional

Newestindonesia.co.id, Krisis petugas keamanan di bandara Amerika Serikat (AS) kian memburuk dan mulai berdampak luas pada operasional penerbangan. Kekurangan tenaga kerja menyebabkan antrean panjang...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Sebuah preseden hukum besar tercipta di Amerika Serikat setelah juri di Pengadilan Los Angeles memenangkan gugatan seorang perempuan muda terhadap perusahaan teknologi raksasa...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak Iran untuk serius mengakhiri perang yang tengah berlangsung, setelah seorang komandan penting yang terkait dengan penutupan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Dua perempuan diduga mengalami tindakan pelecehan saat menaiki Kereta Rel Listrik (KRL) dengan rute Manggarai–Duri, Jakarta. Peristiwa tersebut terjadi di tengah perjalanan dan...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Iran dilaporkan mengizinkan kapal tanker minyak Malaysia untuk melintasi Selat Hormuz di tengah ketegangan konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah. Kebijakan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang kepala sekolah (kepsek) sekolah dasar berinisial SK di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, menjadi sorotan publik setelah diduga menuliskan komentar tak senonoh...

Regional

Newestindonesia.co.id, Keributan antar pengunjung terjadi di sebuah rumah makan di Kota Bogor, Jawa Barat dan viral di media sosial. Insiden tersebut dipicu aksi saling...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, menyatakan bahwa Israel berupaya menimbulkan tingkat kehancuran yang sama di Lebanon seperti yang terjadi di Jalur Gaza. Pernyataan...

Advertisement