Newestindonesia.co.id, Kota-kota besar di Meksiko, termasuk Guadalajara dan Puerto Vallarta, porak-poranda akibat kerusuhan yang terjadi setelah tewasnya salah satu bos kartel paling diburu di negara itu, Nemesio Oseguera Cervantes atau yang dikenal sebagai “El Mencho”. Kerusuhan itu tidak hanya menyebabkan kerusakan bangunan dan fasilitas umum, tetapi juga mengguncang aktivitas penerbangan dan menciptakan suasana mencekam di sejumlah wilayah.
Menurut laporan yang dikutip dari CNN dan DetikProperti, El Mencho, pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), tewas dibunuh tentara Meksiko dalam operasi militer di kota Tapalpa yang dipimpin oleh angkatan bersenjata negara tersebut. Kematian sosok yang telah lama menjadi target penegak hukum internasional ini kemudian memicu gelombang kekerasan di berbagai daerah.
Dalam insiden ini, dua kota besar di negara bagian Jalisco — Guadalajara dan Puerto Vallarta — menjadi medan konflik antara geng kriminal dan aparat keamanan. Kerusakan meluas terjadi di banyak bangunan dan fasilitas publik, termasuk pasar tradisional, SPBU, mini market, hingga kendaraan yang dibakar di pinggir jalan.
Visual yang beredar di media sosial menggambarkan suasana kota yang seolah berubah menjadi zona perang. Di Guadalajara, yang dijadwalkan menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, asap hitam mengepul dari reruntuhan bangunan, sementara jalan-jalan tampak kosong dan penduduk diminta tetap berada di rumah masing-masing.
Puerto Vallarta, yang kerap dikenal sebagai “surga dunia” bagi wisatawan karena keindahan pantainya, kini juga luluhlantak akibat aksi vandalisme yang dilakukan oleh kelompok kriminal. Banyak fasilitas publik yang rusak dan suasana kota berubah drastis menjadi mencekam.
Dampak kerusuhan ini juga dirasakan pada operasional bandara di Guadalajara dan Puerto Vallarta. Sejumlah maskapai dari Amerika Serikat dan Kanada membatalkan penerbangan menuju kedua kota tersebut karena situasi keamanan yang tidak kondusif. Bagian Urusan Konsuler Departemen Luar Negeri AS melalui akun media sosialnya menyatakan bahwa blokade jalan telah berdampak pada operasional penerbangan, menyebabkan pembatalan penerbangan domestik dan internasional.
Sementara itu, pihak berwenang di Guanajuato, Meksiko, menyampaikan bahwa selain kerusakan bangunan, sejumlah apotek dan toko swalayan juga ikut dibakar selama kerusuhan berlangsung.
“Tidak ada laporan korban luka, tetapi terjadi kerusakan di banyak bangunan,” ujar pejabat dari Sekretariat Keamanan dan Perdamaian setempat.
Sebagai informasi tambahan, pemerintah Amerika Serikat sebelumnya menawarkan imbalan US$15 juta (sekitar Rp252 miliar) kepada siapa pun yang memberikan informasi yang membantu menangkap El Mencho. Selama bertahun-tahun, Oseguera menjadi buronan internasional karena keterlibatannya dalam jaringan narkoba besar yang berdampak lintas negara.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login