Newestindonesia.co.id, Sebuah helikopter militer Iran jatuh dan menimpa sebuah pasar buah dan sayur yang ramai di kota Dorcheh, Provinsi Isfahan, pada Selasa pagi (24 Februari 2026), menewaskan sedikitnya empat orang, termasuk dua pilot dan dua pedagang setempat, menurut laporan media pemerintah dan otoritas setempat.
Kecelakaan tragis ini terjadi saat helikopter Angkatan Darat Iran sedang menjalani latihan penerbangan rutin, demikian dikutip dari laporan televisi negara yang dipantau oleh Associated Press. Helikopter tersebut tiba-tiba kehilangan kendali dan menukik tepat di tengah area pasar yang ramai pedagang dan pembeli pada jam pagi.
“Ini adalah tragedi yang memilukan. Saat ini kami fokus pada upaya penyelamatan, dan evakuasi area telah dilakukan,” ujar pejabat layanan darurat setempat yang tidak disebutkan namanya kepada media pemerintah Iran dikutip melalui Associated Press.
“Kami menemukan puing-puing berserakan dan korban sudah dievakuasi ke fasilitas medis terdekat,” tambahnya.
Rincian Korban dan Lokasi Kejadian
Menurut laporan media pemerintah, Kolonel Hamed Sarvazad, pilot helikopter, dan Mayor Mojtaba Kiani, kopilotnya, dipastikan tewas dalam kecelakaan itu. Dua warga yang bekerja di kios pasar juga dilaporkan tidak tertolong setelah helikopter tersebut menimpa lokasi mereka berdagang.
Pasar buah dan sayur di Dorcheh merupakan kawasan yang padat aktivitas perdagangan setiap harinya. Saksi mata yang berada di lokasi menyebutkan bahwa sebelum kecelakaan suara helikopter terdengar normal, namun sekilas terlihat “turun secara tiba-tiba kemudian terjadi ledakan.”
Upaya Darurat dan Penanganan
Tim pemadam kebakaran terlihat berjuang memadamkan api yang membakar puing helikopter dan kios pasar. Petugas medis setempat mengonfirmasi bahwa korban luka lainnya telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
“Api cepat membesar di area kios, kami langsung memadamkannya dan membawa para korban ke rumah sakit,” kata seorang petugas pemadam kebakaran yang berada di lokasi kepada media lokal.
Catatan Keselamatan Penerbangan di Iran
Insiden ini menambah catatan buruk dalam keselamatan penerbangan militer di Iran. Dalam kurun waktu kurang dari seminggu sebelumnya, sebuah pesawat tempur F-4 milik Angkatan Udara Iran dilaporkan jatuh di dekat Hamedan, menewaskan satu pilot.
Para analis menyoroti bahwa sanksi internasional terhadap Iran seringkali membuat pengadaan suku cadang pesawat menjadi sulit, sehingga armada helikopter dan pesawat di negara tersebut banyak yang sudah menua dan rentan terhadap kegagalan teknis.
Juru bicara militer Iran mengatakan bahwa penyelidikan resmi atas kecelakaan ini telah dimulai, dan hasil awal menunjukkan dugaan kerusakan teknis sebagai penyebab utama.
“Kami belum dapat mengeluarkan pernyataan final, namun indikasi awal menunjukkan kemungkinan masalah mesin atau kontrol teknis,” kata pernyataan resmi militer.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login