Newestindonesia.co.id, Sebuah gempa berkekuatan besar mengguncang bagian selatan dan tengah Meksiko pada Jumat pagi (2/1), menciptakan kepanikan di beberapa kota dan menghentikan sementara konferensi pers Presiden Claudia Sheinbaum, menurut laporan terbaru.
Strong 6.5-magnitude earthquake in Mexico City, Mexico 🇲🇽 (02.01.2025)pic.twitter.com/vfOwy9us6k— Disaster News (@Top_Disaster) January 2, 2026
Gempa ini tercatat memiliki magnitudo awal 6,5, dengan epicenter dekat kota San Marcos di negara bagian Guerrero, wilayah yang terletak di pesisir Pasifik dekat resor populer Acapulco. Data ini berasal dari agen seismologi nasional Meksiko.
Getaran yang Terasa Luas
Getaran gempa terasa kuat tidak hanya di Guerrero, tetapi juga di Mexico City, yang berjarak ratusan kilometer dari pusat gempa. Banyak warga di ibu kota negara tersebut berkerumun di jalanan setelah alarm gempa berbunyi, sementara beberapa bangunan mengalami goyangan signifikan.
Sejumlah lebih dari 500 gempa susulan dilaporkan setelah guncangan utama, menunjukkan aktivitas seismik yang berkelanjutan di wilayah tersebut.
Korban Jiwa dan Kerusakan
Menurut otoritas setempat dan laporan awal seperti dilansir melalui Associated Press:
- Seorang wanita berusia sekitar 50 tahun meninggal ketika rumahnya runtuh dekat pusat gempa di Guerrero.
- Di Mexico City, satu korban tewas dilaporkan akibat kondisi medis yang diperburuk setelah jatuh saat evakuasi, kata pejabat kota.
Selain itu, sebuah rumah sakit di Chilpancingo mengalami kerusakan struktural, memaksa evakuasi pasien, dan beberapa jalan di pegunungan sekitar Acapulco tertutup akibat tanah longsor.
Reaksi Pemerintah dan Publik
Pada saat gempa terjadi, Presiden Claudia Sheinbaum sedang memimpin konferensi pers tahunan pertama tahun ini. Suasana langsung berubah ketika alarm seismik menyala di kantor pemerintahan, memaksa semua yang hadir keluar bangunan sementara sebelum kegiatan dilanjutkan.
Warga yang diwawancarai menggambarkan pengalaman itu sebagai “getaran kuat dengan suara gemuruh besar”, sementara alarm dari ponsel mereka berbunyi sebelum gempa terasa.
Sistem Peringatan Dini dan Infrastruktur
Meksiko memiliki salah satu sistem peringatan gempa paling maju di dunia, terutama karena sejarah panjang gempa besar di negara itu. Sistem ini memperingatkan penduduk beberapa detik sebelum guncangan tiba, memberi waktu berharga bagi warga untuk berlindung.
Namun, meskipun sistem peringatan bekerja, beberapa komunikasi darurat di wilayah pesisir terputus sesaat setelah gempa, menyulitkan upaya awal untuk menghubungi semua komunitas yang terdampak.
Editor: DAW



