Newestindonesia.co.id, Perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk, xAI, mengumumkan rencana untuk menggelontorkan US$20 miliar atau setara dengan Rp336,8 Triliun dalam pembangunan pusat data besar di Southaven, Mississippi, Amerika Serikat (AS) dalam langkah yang dinilai sebagai investasi swasta terbesar dalam sejarah negara bagian itu.
Dilansir melalui Associated Press (12/1), Proyek yang dinamai MACROHARDRR akan berada di DeSoto County, dekat Memphis (Tennessee), dan merupakan fasilitas ketiga yang dibangun xAI di kawasan Memphis. Anthony Armstrong, CFO xAI, mengatakan fasilitas ini akan menjadi bagian dari cluster yang menampung superkomputer terbesar di dunia dengan daya komputasi mencapai 2 gigawatt.
Investasi besar ini diperkirakan akan membawa dampak ekonomi signifikan, termasuk ratusan pekerjaan permanen dan ribuan pekerjaan tidak langsung, serta peningkatan pendapatan pajak lokal.
Namun, rencana ini juga mendapat kritik dari masyarakat dan kelompok lingkungan. NAACP dan Southern Environmental Law Center telah mengungkapkan kekhawatiran tentang potensi polusi udara yang dihasilkan pusat data tersebut, terutama karena lokasinya dekat area dengan mayoritas komunitas kulit hitam.
Di sisi lain, sekelompok warga yang tergabung dalam Safe and Sound Coalition telah mengumpulkan lebih dari 900 tanda tangan dalam petisi yang menuntut penutupan operasi xAI di wilayah tersebut.
Gubernur Mississippi, Tate Reeves, menegaskan bahwa investasi ini akan membawa keuntungan besar bagi negara bagian, sementara xAI menyatakan komitmennya terhadap tanggung jawab lingkungan walaupun belum memberikan rincian lengkap mengenai bagaimana isu polusi akan ditangani.
Editor: DAW




You must be logged in to post a comment Login