Connect with us

Hi, what are you looking for?

Newest Indonesia

Tech

Hadirnya Fitur AI Google Berdampak Turunnya ‘Views’ Ke Situs Berita

Foto: SOPA Images / Contributor

Newestindonesia.co.id, Kehadiran fitur AI Overviews dan alat berbasis kecerdasan buatan (AI) lainnya dari Google, termasuk chatbot, telah berdampak terhadap penurunan jumlah kunjungan ke situs berita, menurut laporan The Wall Street Journal.

Dilansir Antara, Di saat pengguna internet kini cukup bertanya langsung ke chatbot untuk mendapatkan jawaban, yang sering kali dihasilkan dari konten berita tanpa sepengetahuan penerbit, kebutuhan untuk mengklik tautan hasil pencarian berkurang drastis.

Hal ini menyebabkan penurunan tajam dalam jumlah kunjungan ke situs berita, yang selama ini menjadi tulang punggung bagi kelangsungan jurnalisme berkualitas, sebagaimana dilansir dari Tech Crunch pada Jumat.

Fitur ringkasan hasil pencarian milik Google AI Overviews diluncurkan tahun lalu. Sejak fitur itu diluncurkan, dilaporkan jumlah kunjungan ke berbagai situs, mulai dari panduan liburan, tips kesehatan, hingga ulasan produk telah berkurang.

Sementara itu, Google AI Mode diprediksi akan memperburuk keadaan. Mode ini merespons pertanyaan dengan gaya percakapan yang mengandung sedikit atau tanpa tautan ke sumber eksternal.

Salah satu yang terdampak adalah The New York Times, yang menurut data dari Similarweb, mengalami penurunan proporsi arus kunjungan dari pencarian organik ke situs desktop dan mobile mereka dari 44 persen pada tiga tahun lalu menjadi hanya 36,5 persen pada April 2025.

Namun, Google memiliki narasi berbeda. Dalam konferensi pengembangnya pada Mei lalu, Google mengklaim bahwa fitur AI Overviews justru meningkatkan lalu lintas pencarian meski tidak dijelaskan apakah manfaat tersebut dirasakan juga oleh penerbit berita.

Menanggapi ancaman ini, beberapa penerbit seperti The Atlantic dan The Washington Post telah menyuarakan pentingnya perubahan model bisnis industri media secara cepat. Beberapa media bahkan telah menjalin kerja sama konten dengan perusahaan AI demi membuka sumber pendapatan baru.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Baru-baru ini, The New York Times menandatangani kesepakatan dengan Amazon untuk melisensikan konten editorial mereka guna melatih platform AI milik raksasa teknologi tersebut.

Baca juga:  Veby Senopati Silam: Dari Dunia Musik Hingga Menjadi Pelari Amal

Beberapa penerbit lain, termasuk The Atlantic, juga bekerja sama dengan OpenAI. Sementara itu, startup AI Perplexity berencana membagikan pendapatan iklan kepada penerbit berita jika chatbot-nya menampilkan konten mereka dalam hasil jawaban.

Editor: DAW

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Editor Picks

Regional

Newestindonesia.co.id, Chasandra Thenu, Seorang selebgram berasal dari Ambon, Provinsi Maluku diterpa isu bahwa diduga video syurnya bocor di media sosial bersama mantan pacarnya yang...

Regional

Newestindonesia.co.id, Heboh beredar di media sosial hingga viral saat ini, Diduga selebgram Ambon bernama Chasandra Thenu video syurnya tersebar dengan oknum polisi yaitu mantan...

Celebrity

Newestindonesia.co.id, MSbreewc, nama asli Bree Wales Covington, lahir pada 1 Februari 2001 di Singapura (meskipun lahir di Jakarta dan besar berpindah-pindah, beberapa bio menyebut...

Finance

Newestindonesia.co.id, Kabar baik bagi kamu yang sedang mencari tanah di Bali dengan pemandangan lautan. Dengan luas 15,7 are, Kamu yang berencana membuat sebuah villa...

Advertisement