Smartfren Rebranding Jadi “Jagoan Sinyal” Indonesia, Perkuat Jaringan 4G dan 5G Di 400 Kota

smartfren-1781003754102_169

Direktur & Chief Commercial Officer XLSMART, David Arcelus Oses. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET

Newestindonesia.co.id, Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan internet yang cepat dan stabil untuk berbagai aktivitas digital, Smartfren mempertegas transformasinya sebagai “jagoan sinyal” di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan jaringan 4G serta pengembangan layanan 5G yang semakin luas di berbagai wilayah Tanah Air.

Sebagai salah satu merek utama di bawah naungan XLSmart, Smartfren menyebut jaringan mereka kini telah menjangkau lebih dari 400 kota di Indonesia. Perusahaan menilai transformasi tersebut bukan sekadar perubahan citra merek, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat kualitas layanan digital berbasis jaringan yang andal.

Direktur & Chief Commercial Officer XLSmart, David Arcelus Oses, mengatakan bahwa Smartfren tengah membangun identitas baru yang lebih dekat dengan pelanggan.

“Kami ingin Smartfren dikenal bukan hanya sebagai provider internet, tetapi sebagai brand yang dekat, dapat diandalkan, dan dicintai pelanggan melalui kualitas jaringan yang semakin kuat dan layanan yang semakin baik,” ujar David di XLSmart Tower, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, proses integrasi jaringan yang saat ini berlangsung menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan secara nasional. Integrasi tersebut diharapkan mampu memperluas kapasitas jaringan sekaligus meningkatkan stabilitas sinyal di berbagai daerah.

Integrasi Jaringan Jadi Kunci

Langkah penguatan jaringan Smartfren tidak terlepas dari proses merger operator seluler yang berlangsung sejak April 2025. Pascapenggabungan tersebut, integrasi jaringan milik Smartfren dan XL Axiata ditargetkan selesai pada 2026. Penyatuan infrastruktur tersebut diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap kualitas layanan yang diterima pelanggan.

Selain memperkuat jaringan 4G, XLSmart juga tengah mempercepat pengembangan jaringan generasi kelima atau 5G. Perusahaan menargetkan layanan 5G dapat hadir di 88 kota melalui seluruh merek yang berada di bawah naungannya, yakni XL, Axis, dan Smartfren.

Baca juga:  Pajak Ekonomi Digital RI Tembus Rp47,18 Triliun Hingga Januari 2026, PPN PMSE Dominasi

Berbeda dengan sebagian operator lain yang masih menghadirkan layanan 5G secara terbatas pada titik-titik tertentu, XLSmart mengembangkan konsep 5G Blanket sehingga cakupan layanan dapat dinikmati secara lebih menyeluruh oleh pelanggan.

David menegaskan peningkatan kualitas jaringan menjadi fokus utama perusahaan seiring melonjaknya konsumsi data masyarakat.

“Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap internet yang stabil dan cepat untuk mendukung streaming, gaming, video call, media sosial, hingga aktivitas produktivitas digital, kami terus memperkuat kualitas jaringan dan menghadirkan pengalaman konektivitas yang lebih optimal, termasuk melalui penguatan jaringan 4G dan pengembangan 5G Blanket di beberapa kota sebagai bagian dari komitmen XLSmart dalam memperkuat kepemimpinan jaringan di Indonesia,” tuturnya.

Smartfren Run 2026 Jadi Sarana Mendekatkan Diri dengan Pelanggan

Dalam kesempatan yang sama, Smartfren juga mengumumkan penyelenggaraan kembali Smartfren Run 2026 yang akan digelar di Jakarta pada 5 Juli 2026. Ajang tersebut menargetkan lebih dari 7.500 peserta yang akan mengikuti kategori 5 kilometer, 10 kilometer, dan Half Marathon atau 21 kilometer.

Group Head Marketing Segment Smartfren, Astiyanto Tri Muktiwibowo, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun kedekatan dengan pelanggan dan komunitas.

Menurut Astiyanto, Smartfren Run tidak hanya menjadi ajang olahraga semata, tetapi juga bentuk komitmen perusahaan untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui aktivitas yang positif, sehat, dan relevan dengan gaya hidup digital saat ini.

Memasuki penyelenggaraan tahun ketiga, Smartfren Run 2026 mencatat pencapaian baru dengan memperoleh sertifikasi dari World Athletics serta pengawasan teknis dari PB PASI. Sertifikasi tersebut menandakan kualitas penyelenggaraan acara telah memenuhi standar internasional.

Proses kalibrasi lintasan lomba telah dilakukan pada 3–6 Juni 2026 oleh pengukur bersertifikasi internasional dari World Athletics dan AIMS guna memastikan seluruh aspek kompetisi sesuai dengan regulasi global.

Baca juga:  Lonjakan Penipuan Digital, Pemerintah dan Polri Siapkan Respons Cepat Aduan Masyarakat

Fokus pada Pengalaman Pelanggan

Transformasi Smartfren menjadi “jagoan sinyal” mencerminkan arah baru perusahaan dalam menghadapi persaingan industri telekomunikasi yang semakin ketat. Dengan dukungan integrasi jaringan pascamerger dan ekspansi layanan 5G, perusahaan berupaya membangun citra sebagai penyedia layanan konektivitas yang tidak hanya menawarkan akses internet, tetapi juga pengalaman digital yang lebih baik bagi pelanggan di seluruh Indonesia.

(DAW)