Newestindonesia.co.id, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat bersama BPBD kabupaten dan kota menyiapkan 82 Posko Mudik Idulfitri 2026 di berbagai wilayah Jawa Barat. Posko tersebut disiagakan untuk mengantisipasi potensi bencana yang dapat terjadi selama periode arus mudik Lebaran tahun ini.
Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat Teten Ali mengatakan posko yang disiapkan terdiri dari posko utama dan posko pendukung yang ditempatkan di sejumlah titik strategis.
Menurutnya, posko utama berada di kantor BPBD kabupaten dan kota, sedangkan posko pendukung ditempatkan di wilayah yang memiliki potensi bencana, seperti jalur rawan longsor, banjir, serta kawasan wisata alam yang ramai dilalui pemudik.
“Posko Mudik Idulfitri 2026 terdiri dari posko utama dan posko pendukung. Posko utama berada di kantor BPBD kabupaten/kota,” ujar Teten dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3/2026).
Ia menjelaskan jumlah posko yang didirikan di setiap daerah berbeda, menyesuaikan dengan tingkat kerawanan bencana di wilayah masing-masing.
Beberapa daerah bahkan memiliki hingga lima posko pendukung untuk memastikan kesiapsiagaan maksimal. Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran termasuk daerah dengan jumlah posko terbanyak, masing-masing memiliki hingga lima titik posko pendukung. Sementara daerah lain memiliki antara satu hingga empat posko pendukung.
Personel dan Peralatan Kebencanaan Disiagakan
BPBD Jawa Barat memastikan setiap posko dilengkapi dengan personel dan peralatan kebencanaan untuk merespons kondisi darurat selama arus mudik dan balik Lebaran.
Selain personel BPBD, posko juga akan melibatkan berbagai pihak seperti Palang Merah Indonesia (PMI) serta organisasi dan relawan kebencanaan lainnya.
“Selain memberikan layanan penanganan bencana, BPBD juga menyediakan tempat istirahat di Posko Mudik Idulfitri,” kata Teten.
Dengan keberadaan posko tersebut, pemudik yang melintasi wilayah rawan bencana di Jawa Barat diharapkan dapat memperoleh bantuan cepat apabila terjadi kondisi darurat, sekaligus memiliki tempat singgah yang aman selama perjalanan.
Posko Siaga Mulai Beroperasi 14 Maret
BPBD Jawa Barat merencanakan pendirian posko dimulai pada 14 Maret hingga 28 Maret 2026.
Selama periode tersebut, petugas akan bersiaga penuh untuk memantau kondisi wilayah serta memberikan respons cepat jika terjadi bencana seperti longsor, banjir, maupun kejadian darurat lainnya.
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca selama periode Idulfitri 2026 berpotensi didominasi oleh cuaca berawan hingga hujan lebat.
Wilayah Jawa Barat bahkan diperkirakan dapat mengalami curah hujan yang sangat tinggi selama masa mudik Lebaran.
BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca sebelum dan selama perjalanan mudik melalui berbagai layanan informasi cuaca yang tersedia.
Beberapa layanan tersebut antara lain System of Interactive Aviation Meteorology (INASIAM) untuk penerbangan, Indonesia Weather Information for Shipping (INA-WIS) untuk pelayaran, serta Digital Weather for Traffic (DWT) yang diperuntukkan bagi transportasi darat.
Dengan kesiapsiagaan tersebut, pemerintah daerah berharap perjalanan mudik Lebaran 2026 di Jawa Barat dapat berlangsung lebih aman, terutama bagi pemudik yang melintasi jalur rawan bencana.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login