Newestindonesia.co.id, Sebuah video yang memperlihatkan aksi penjambretan terhadap seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kota Medan, Sumatera Utara, viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, korban terlihat terseret di jalan setelah tas miliknya dirampas oleh dua pria yang datang menggunakan sepeda motor.
Peristiwa tersebut membuat korban mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh. Aksi kriminal itu pun memicu perhatian warganet setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) beredar luas di berbagai platform media sosial.
Kronologi Kejadian Jambret di Medan
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, terlihat seorang perempuan sedang membawa kardus berisi barang-barang. Ia berjalan bersama seorang pria dan hendak masuk ke dalam salah satu rumah di kawasan tersebut.
Namun tak lama kemudian, dua pria yang mengendarai sepeda motor mendekati korban. Salah satu pelaku langsung menarik tas yang dibawa korban. Tarikan tersebut membuat korban terjatuh hingga terseret di jalan.
Setelah kejadian itu, korban terlihat terbaring di jalan sambil memegangi bagian kepalanya, sementara para pelaku langsung melarikan diri dengan membawa tas korban. Sementara pria yang berada di dekat korban hanya terlihat diam saat kejadian berlangsung.
Terjadi di Medan Perjuangan
Kepala Lingkungan (Kepling) IV Kelurahan Sidorame Barat II, Kecamatan Medan Perjuangan, Ahmad Fahran Ritonga membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Ia menyebut kejadian itu terjadi di Jalan Pelita I, Gang Tangga Batu, pada Minggu (1/3) siang. Korban diketahui bernama Lili yang diperkirakan berusia sekitar 40 tahun.
Saat itu, korban diketahui sedang mengangkat barang dari mobil untuk dibawa masuk ke rumahnya.
“Mau ngangkat barang dari mobil ke rumahnya,” kata Fahran saat dikonfirmasi, dikutip melalui detikSumut.
Fahran menjelaskan mobil milik teman korban diparkirkan di depan minimarket di Jalan Pelita I. Korban kemudian masuk ke dalam gang bersama anak temannya untuk membawa barang-barang tersebut.
Namun ketika tiba di lokasi kejadian, dua pelaku yang datang dari arah Jalan Pelita I langsung merampas tas milik korban.
“Tiba-tiba langsung dirampas, dijambret sama dua pelaku,” jelasnya.
Korban Alami Luka dan Kehilangan Barang Berharga
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Selain itu, korban juga kehilangan sejumlah barang berharga yang berada di dalam tasnya.
Menurut Fahran, korban mengalami luka pada bagian lengan dan kepala sehingga berencana menjalani pemeriksaan medis.
“Dari pertanyaan korban, (luka) di lengan sama kepala. Katanya pagi ini ke rumah sakit untuk rontgen,” sebutnya.
Tas yang dibawa pelaku diketahui berisi dompet dan ponsel milik korban.
“(Barang hilang) kalau dari keterangan korban, tas itu isinya dompet yang ada SIM, STNK, ATM sama handphone,” lanjut Fahran.
Korban Masih Trauma
Fahran juga menyebut korban hingga kini masih merasa trauma akibat kejadian tersebut. Karena kondisi psikologisnya, korban disebut belum membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.
“Kemarin mau saya temani buat laporan. Katanya nanti saja, masih trauma gitu,” pungkasnya.
Terkait pria yang terlihat bersama korban dalam rekaman CCTV tetapi tidak memberikan pertolongan, Fahran menjelaskan bahwa pria tersebut merupakan anak dari teman korban yang memiliki kebutuhan khusus.
“Itu anak berkebutuhan khusus. Makanya dia diam aja melihat itu,” ujarnya.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap tindak kriminal jalanan, terutama di kawasan permukiman maupun jalan yang relatif sepi.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login