Newestindonesia.co.id, Bulan suci Ramadan menjadi momentum untuk meningkatkan pengendalian diri, tidak hanya dalam kehidupan spiritual tetapi juga dalam aktivitas profesional sehari-hari. Nilai tersebut dinilai relevan untuk memperkuat disiplin dan kepatuhan terhadap prosedur kerja, khususnya dalam menjaga keselamatan kerja di lingkungan perusahaan.
Hal tersebut disampaikan Direktur Operasi PT PLN Nusantara Power, Komang Parmita, dalam kegiatan internal perusahaan yang menekankan pentingnya disiplin prosedur kerja selama Ramadan.
Dalam kesempatan tersebut, Komang Parmita menegaskan bahwa nilai-nilai yang dipelajari selama menjalankan ibadah puasa dapat diimplementasikan dalam dunia kerja, terutama dalam menjaga fokus serta kepatuhan terhadap standar keselamatan.
“Ramadan melatih kita mengendalikan keinginan dan emosi. Di tempat kerja, pengendalian itu diwujudkan dalam bentuk disiplin terhadap prosedur dan kesadaran atas setiap risiko pekerjaan. Inilah yang menjaga kinerja tetap selamat dan andal,” ujar Direktur Operasi PT PLN Nusantara Power, Komang Parmita.
Menurutnya, disiplin dalam menjalankan prosedur kerja bukan sekadar kewajiban operasional, tetapi juga mencerminkan tanggung jawab moral setiap pekerja terhadap keselamatan diri sendiri maupun rekan kerja.
Ia menambahkan bahwa penerapan standar keselamatan kerja yang konsisten menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keandalan operasional perusahaan, khususnya di sektor ketenagalistrikan yang memiliki tingkat risiko kerja cukup tinggi.
Tiga Pilar Keselamatan Kerja
Dalam pemaparannya, Komang Parmita juga menekankan tiga pilar utama yang perlu dijaga oleh seluruh pegawai untuk memastikan keselamatan kerja tetap terjaga selama Ramadan.
Pilar pertama adalah menjaga fokus saat bekerja. Meski menjalankan ibadah puasa, pegawai tetap dituntut untuk menjaga konsentrasi agar setiap pekerjaan dapat dilakukan sesuai standar operasional yang berlaku.
Pilar kedua adalah melakukan pengecekan terhadap setiap pekerjaan. Langkah ini penting untuk memastikan seluruh prosedur telah dijalankan dengan benar serta meminimalkan potensi kesalahan yang dapat menimbulkan risiko keselamatan.
Sementara pilar ketiga adalah komunikasi yang efektif antarpegawai. Koordinasi yang baik dinilai sangat penting terutama dalam pekerjaan yang melibatkan tim, sehingga setiap potensi bahaya dapat diantisipasi sejak dini.
Ketiga prinsip tersebut menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang aman, disiplin, dan bertanggung jawab di lingkungan PLN Nusantara Power.
Ramadan Perkuat Budaya Keselamatan
Lebih lanjut, Komang Parmita menilai Ramadan justru dapat menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan perusahaan.
Menurutnya, latihan pengendalian diri yang dijalankan selama berpuasa dapat membantu pekerja menjadi lebih disiplin, lebih berhati-hati, serta lebih sadar terhadap risiko dalam setiap aktivitas pekerjaan.
Dengan menjaga kedisiplinan dan kepatuhan terhadap prosedur kerja, perusahaan berharap operasional tetap berjalan dengan aman dan andal sepanjang Ramadan.
PLN Nusantara Power sendiri terus mendorong penerapan budaya keselamatan kerja di seluruh unit operasionalnya sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional sekaligus melindungi seluruh pekerja yang terlibat dalam operasional perusahaan.
Melalui momentum Ramadan, perusahaan berharap nilai-nilai pengendalian diri, disiplin, dan tanggung jawab dapat semakin mengakar dalam budaya kerja seluruh pegawai.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login