Newestindonesia.co.id, Sebuah kecelakaan tragis terjadi di wilayah Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa malam (24/2/2026). Sebuah mobil Daihatsu Sigra warna silver metalik yang melintasi perlintasan kereta api manual tiba-tiba disambar Kereta Api (KA) Pandalungan jurusan Surabaya–Gambir, mengakibatkan tiga orang tewas. Detail peristiwa ini disampaikan langsung oleh Plt Kasi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto, Rabu (25/2/2026).
Kejadian bermula sekitar pukul 23.05 WIB, saat petugas perlintasan manual bersiap menutup portal di sisi selatan karena akan melintas KA dari arah timur menuju barat. Namun, mobil Sigra yang melaju dari utara ke selatan tiba-tiba masuk ke lintasan sebelum portal benar-benar tertutup. Karena jarak antara KA dan kendaraan sudah sangat dekat, tabrakan tak terelakkan.
“Kemudian (petugas) bergegas menutup portal pintu perlintasan manual sisi selatan, tiba-tiba ada kendaraan mobil melintas melaju dari arah utara menuju ke selatan,” kata Ipda Arif kepada detikJateng.
Benturan keras terjadi di KM 24+/-8/9 petak Gubug-Tegowanu. Mobil terpental dan terseret sejauh sekitar 50 meter dari titik awal tabrak. KA yang terlibat adalah KA 31 Pandalungan dengan nomor lokomotif CC 2061356, dikemudikan masinis bernama Zainul beserta asisten masinis Edwin.
Korban
Dua korban awal yang teridentifikasi adalah:
- Endri Prasetiyo, 41 tahun, warga Bantrung, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara
- Hany Puji Sulistyo, 34 tahun, warga Desa Pengkol, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara
Keluarga korban kemudian memberi informasi bahwa jumlah penumpang mobil sebenarnya tiga orang. Pencarian korban ketiga berlangsung hingga pagi Rabu, dan jasadnya ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB di area persawahan sekitar 50 meter dari lokasi kecelakaan. Arif menduga korban ketiga sempat mencoba melompat keluar dari jendela sebelum tabrakan.
“Jadi keluarga ada yang datang ke Polsek… ternyata mereka itu (pergi) bertiga, jadi dicari lagi… Ini dugaan ya, info dari warga, korban ini kelempar karena mau lompat lewat jendela tapi tidak sampai,” ujar Arif.
Evakuasi dan Kerusakan
Mobil Sigra mengalami kerusakan parah di bagian depan dan belakang, sementara rangkaian KA tidak dilaporkan ada korban di kereta. Evakuasi korban dan kendaraan dibantu petugas Polres Grobogan bersama warga setempat. Lokomotif KA juga sempat mengalami kerusakan ringan pada lampu kabut.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kedisiplinan berlalu lintas di area perlintasan rel, apalagi pada lokasi tanpa palang pintu otomatis. Menurut data sejarah kecelakaan kereta api di Indonesia, tabrakan antara kendaraan dan kereta sering berujung fatal jika pengemudi lengah atau perlintasan tidak dilengkapi fasilitas lengkap.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login