Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Heboh! Kasus Epstein Seret CIA & National Security Agency, Pengacara Tuntut Dokumen Rahasia Dibuka

Miliarder Jeffrey Epstein di Cambridge MA pada 8 September 2004 Epstein terhubung dengan beberapa tokoh terkemuka termasuk politisi aktor dan akademisi Epstein dihukum karena melakukan hubungan seksual dengan seorang wanita di bawah umur Foto oleh Rick FriedmanRick Friedman PhotographyCorbis via Getty Images
Miliarder Jeffrey Epstein di Cambridge, MA pada 8 September 2004. Epstein terhubung dengan beberapa tokoh terkemuka termasuk politisi, aktor, dan akademisi. Epstein dihukum karena melakukan hubungan seksual dengan seorang wanita di bawah umur. (Foto oleh Rick Friedman/Rick Friedman Photography/Corbis via Getty Images)

Newestindonesia.co.id, Pengacara harta warisan mendiang financier Jeffrey Epstein secara resmi mengajukan permintaan kepada Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (Central Intelligence Agency atau CIA) dan Badan Keamanan Nasional (National Security Agency atau NSA) untuk membuka semua dokumen yang berhubungan dengan dugaan koneksi intelijen yang melibatkan kliennya.

Permintaan itu ditujukan untuk mengungkap potensi hubungan operasional, afiliasi, atau informasi intelijen terselubung yang mungkin melibatkan Epstein.

Upaya itu diajukan melalui permohonan resmi berdasarkan Undang-undang Kebebasan Informasi (Freedom of Information Act atau FOIA), menurut laporan media AS The Washington Post yang dikutip Anadolu Agency. Permintaan tersebut tak hanya menyasar dokumen terbuka, tetapi juga berupaya mengetahui apakah ada arsip rahasia yang sebelumnya tidak terungkap publik.

Permohonan ini memperkuat spekulasi yang selama ini beredar luas bahwa Jeffrey Epstein — yang dikenal sebagai pelaku kejahatan seksual terhadap anak — mungkin memiliki hubungan dengan badan-badan intelijen, baik domestik maupun internasional.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sebelumnya, respons FOIA terhadap permintaan serupa yang diajukan pada tahun 1999 dan 2011 menunjukkan bahwa CIA tidak menemukan bukti hubungan terbuka dengan Epstein, namun menolak membenarkan atau membantah adanya materi rahasia di luar yang telah diungkap. NSA juga telah menyatakan tidak bisa mengonfirmasi keberadaan dokumen terkait, dengan alasan perlindungan keamanan nasional dan metode intelijen.

Spekulasi dan Dokumen Baru

Permintaan pengacara muncul setelah Departemen Kehakiman AS baru-baru ini merilis jutaan dokumen tambahan dalam kasus Epstein pada akhir Januari. Dokumen-dokumen itu mencatat bahwa William J. Burns — yang saat ini menjadi Direktur CIA dan sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri AS — menjadwalkan sejumlah pertemuan dengan Epstein, termasuk lunch di sebuah firma hukum di Washington DC dan pertemuan di rumahnya di New York pada tahun 2014.

Baca juga:  Jerinx SID Kembali Viral Usai Epstein Files Terbuka: Sindir Komika & Seleb Ibu Kota

Juru bicara Burns menyatakan bahwa sang Direktur “sangat menyesali pernah bertemu” Epstein setelah mengetahui riwayat pidana Epstein, dan bahwa seluruh kontak telah dihentikan setelah itu.

Konteks yang Lebih Luas

Keterlibatan Epstein dengan figur-figur berpengaruh dunia telah lama menjadi sumber spekulasi dan kontroversi. Beberapa analis serta dokumen yang bocor selama bertahun-tahun bahkan mengaitkannya dengan dugaan koneksi layanan intelijen asing tertentu, termasuk klaim peran sebagai “access agent” yang menyediakan akses strategis kepada pejabat atau tokoh besar dunia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Selain itu, dokumen yang telah dirilis juga memicu perhatian terhadap kemungkinan keterlibatan figur-figur penting lain dalam lingkaran Epstein, baik dari sektor pemerintahan maupun dunia bisnis global, meskipun sebagian besar klaim itu belum terbukti secara hukum.

Permintaan pengacara ini diperkirakan akan membuka kembali diskursus terkait hubungan Epstein dengan dunia intelijen, terutama karena catatan komunikasi dan pertemuannya dengan pejabat tinggi serta jaringan global yang dimilikinya selama hidupnya.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Pernikahan Bill Gates dan Melinda French Gates yang berlangsung selama 27 tahun berakhir setelah berbagai ujian, salah satunya terkait perselingkuhan. Dikutip dari laporan...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Pendiri Microsoft sekaligus filantropis dunia, Bill Gates, kembali menjadi sorotan setelah secara terbuka membahas hubungannya di masa lalu dengan terpidana pelaku kejahatan seksual...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton menjalani pemeriksaan oleh Komite Pengawasan Kongres AS terkait penyelidikan terhadap jaringan kriminal mendiang pengusaha Jeffrey...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Dampak dari rilis tahap terbaru dokumen Epstein Files oleh Departemen Kehakiman AS terus meluas, menyeret tokoh-tokoh elit dari dunia finansial hingga akademik. Dokumen...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah Prancis resmi meluncurkan penyelidikan terhadap seorang diplomat setelah namanya disebut berulang kali dalam dokumen terkait Jeffrey Epstein, tokoh kriminal asal Amerika Serikat...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Diplomat senior Norwegia, Mona Juul, resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai duta besar setelah nama dan keterlibatannya dikaitkan dalam penyelidikan berdasarkan berkas kasus...

Internasional

Newestindonesia.co.id – London, Kepolisian Metropolitan London melakukan penggeledahan di dua properti yang terhubung dengan mantan Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat, Peter Mandelson, dalam...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Kremlin menanggapi santai spekulasi bahwa mendiang terpidana kasus kejahatan seksual asal Amerika Serikat, Jeffrey Epstein, pernah menjadi agen intelijen Rusia. Pernyataan ini muncul...

Advertisement