Newestindonesia.co.id – New York, Starbucks menggelar Investor Day 2026 di New York pada 29 Januari 2026 lalu, memaparkan kemajuan strategi turn- around yang dijalankan CEO Brian Niccol dan menetapkan target pertumbuhan baru hingga 2028, setelah beberapa kuartal penjualan stagnan dan tekanan margin.
Strategi yang diberi label “Back to Starbucks” menekankan pengembalian fokus pada pengalaman konsumen di kedai, inovasi menu, dan loyalitas pelanggan melalui program baru yang lebih kaya manfaat.
“Starbucks Is Back” — Pernyataan Optimis CEO Brian Niccol
Dalam sambutannya, Brian Niccol menegaskan optimisme terhadap momentum yang telah dibangun.
“Starbucks kembali,” kata Niccol. “Pelanggan merespons komitmen kami terhadap layanan kelas dunia, inovasi menu yang menarik, dan pemasaran yang benar-benar beresonansi. Kami menempatkan pelanggan sebagai pusat dari segala hal yang kami lakukan dan mempersiapkan mitra kami untuk sukses.”
Niccol mengatakan bahwa perubahan yang dilakukan selama beberapa bulan terakhir menunjukkan tren positif, meskipun pekerjaan masih jauh dari selesai.
Rangkaian Inisiatif Pertumbuhan dan Target 2028
Manajemen Starbucks mengumumkan kerangka finansial yang ambisius hingga 2028, mencakup:
- Pertumbuhan pendapatan bersih ≥5% tahunan;
- Pertumbuhan penjualan setara toko (comparable store sales) global dan di AS ≥3%;
- Margin operasi non-GAAP antara 13,5–15%;
- Lebih dari 2.000 kedai baru secara global, termasuk sekitar 400 di AS.
Cathy Smith, Chief Financial Officer Starbucks, mengatakan:
“Kerangka keuangan kami menunjukkan bagaimana kami akan menerjemahkan strategi ‘Kembali ke Starbucks’ kami menjadi pertumbuhan yang berkelanjutan dan menguntungkan serta pengembalian yang menarik bagi pemegang saham.”
Bukti Momentum Turnaround
Starbucks membagikan beberapa sinyal awal bahwa strategi turnaround mulai membuahkan hasil. Pada kuartal pertama fiskal 2026:
- Penjualan setara toko tumbuh di AS dan pasar utama lainnya;
- Implementasi layanan Green Apron Service telah meningkatkan kecepatan pelayanan;
- Starbucks diperkirakan akan menambah lebih dari 25.000 tempat duduk di seluruh AS hingga akhir 2026 untuk meningkatkan pengalaman kedai sebagai “third place”.
Mike Grams, Chief Operating Officer, menegaskan:
“Great execution creates better experiences, which drives repeat visits and fuels growth.”
Program Loyalitas Diperbarui – Tiga Tingkatan Reward
Salah satu sorotan khusus acara adalah pembaruan Starbucks Rewards yang akan diluncurkan 10 Maret mendatang. Program ini kembali memperkenalkan struktur tiga tingkatan: Green, Gold, dan Reserve, dengan beragam manfaat termasuk penawaran eksklusif dan hadiah khusus.
Tressie Lieberman, Global Chief Brand Officer, menyatakan:
Program ini dirancang untuk memberikan manfaat yang lebih bermakna melalui personalisasi dan keterlibatan yang lebih dalam bagi anggota.
Menurut analis loyalitas Kate Hogenson, struktur seperti ini umumnya lebih sering digunakan di industri perjalanan, dan kemampuan untuk menciptakan “emosi dan memori” menjadi kunci kesuksesan.
Ekspansi Kedai dan Penguatan Identitas Kedai Komunitas
Starbucks juga mengumumkan rencana membuka ratusan kedai baru di AS dan meningkatkan kapasitas tempat duduk di kedai yang ada untuk memperkuat konsep kedai sebagai community hub, meskipun tren drive-thru semakin mendominasi pasar.
CEO Niccol kembali menekankan pentingnya pengalaman kedai yang nyaman dan personal sebagai daya tarik utama.
Investor Day 2026 menjadi momen penting bagi Starbucks untuk menunjukkan bahwa turnaround yang dipimpin Brian Niccol bukan sekadar retorika. Perusahaan menghadapi tantangan margin yang masih tertekan akibat investasi besar-besaran dalam operasi dan biaya, namun pertumbuhan penjualan terbaru dan target ambisius menunjukkan bahwa langkah revitalisasi secara bertahap mulai membuahkan hasil.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Sekarang



You must be logged in to post a comment Login