Newestindonesia.co.id, Musim hujan kerap membawa masalah baru bagi penghuni rumah, salah satunya meningkatnya kemunculan tikus. Hewan pengerat ini cenderung masuk ke rumah untuk mencari tempat yang lebih hangat, kering, dan mudah mendapatkan makanan. Selain merusak perabot, tikus juga berpotensi membawa penyakit berbahaya bagi manusia.
Pakar kesehatan lingkungan menyebutkan, meningkatnya genangan air dan rusaknya habitat tikus di luar rumah menjadi faktor utama hewan ini berpindah ke pemukiman warga. Oleh karena itu, diperlukan langkah pencegahan dan penanganan yang tepat agar tikus tidak bersarang di dalam rumah.
Berikut beberapa tips efektif mengusir tikus dari rumah saat musim hujan.
1. Jaga Kebersihan Rumah Secara Konsisten
Kebersihan menjadi faktor utama pencegahan tikus. Sisa makanan yang tercecer, sampah yang menumpuk, atau dapur yang lembap dapat menarik tikus masuk.
Pastikan:
- Makanan disimpan dalam wadah tertutup rapat
- Sampah dibuang setiap hari
- Lantai dan sudut rumah rutin dibersihkan
Rumah yang bersih akan mengurangi sumber makanan tikus.
2. Tutup Semua Celah dan Lubang
Tikus dapat masuk melalui lubang kecil berdiameter kurang dari 2 cm. Periksa seluruh bagian rumah, terutama:
- Celah di bawah pintu
- Retakan tembok
- Lubang ventilasi dan saluran air
Gunakan kawat kasa, semen, atau sealant untuk menutup celah agar tikus tidak bisa masuk.
3. Manfaatkan Aroma yang Tidak Disukai Tikus
Tikus memiliki indera penciuman yang sensitif. Beberapa aroma alami yang tidak disukai tikus antara lain:
- Daun mint atau minyak peppermint
- Kapur barus
- Bawang putih
- Cuka
Letakkan bahan-bahan tersebut di area yang sering dilewati tikus, seperti dapur, gudang, atau sudut rumah.
4. Gunakan Perangkap Tikus
Perangkap tikus masih menjadi cara efektif dan relatif aman. Ada beberapa jenis perangkap yang bisa digunakan:
- Perangkap lem
- Perangkap jepret
- Perangkap kandang
Letakkan perangkap di jalur yang sering dilewati tikus dan gunakan umpan seperti ikan asin, selai kacang, atau makanan beraroma kuat.
5. Hindari Menyimpan Barang Menumpuk
Gudang atau sudut rumah yang dipenuhi barang menjadi tempat favorit tikus bersarang. Kurangi tumpukan kardus, kertas, dan barang tidak terpakai, terutama di area lembap.
Jika memungkinkan, simpan barang di rak dengan jarak dari lantai.
6. Pastikan Saluran Air Lancar
Saluran air yang tersumbat dapat menjadi jalur masuk tikus. Pastikan:
- Got dan selokan tidak tersumbat
- Penutup saluran air terpasang dengan baik
- Tidak ada genangan di sekitar rumah
Lingkungan yang kering akan membuat tikus enggan mendekat.
7. Gunakan Jasa Pengendalian Hama Jika Diperlukan
Jika populasi tikus sudah sulit dikendalikan, menggunakan jasa pengendalian hama profesional bisa menjadi solusi. Metode ini dinilai lebih efektif dan aman jika dilakukan oleh tenaga berpengalaman.
Risiko Tikus bagi Kesehatan
Tikus bukan sekadar hama biasa. Hewan ini dapat membawa berbagai penyakit seperti leptospirosis, salmonellosis, dan hantavirus. Penyakit tersebut dapat menyebar melalui urine, kotoran, atau gigitan tikus.
Karena itu, pengendalian tikus di musim hujan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga penting untuk menjaga kesehatan keluarga.
Musim hujan meningkatkan risiko masuknya tikus ke dalam rumah. Dengan menjaga kebersihan, menutup celah, memanfaatkan aroma alami, dan menggunakan perangkap yang tepat, risiko keberadaan tikus dapat diminimalkan. Pencegahan sejak dini akan lebih efektif dibandingkan penanganan saat tikus sudah berkembang biak di dalam rumah.
(DAW)




You must be logged in to post a comment Login