Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Venezuela Cari Jalan Damai, AS Diajak Kerja Sama oleh Presiden Interim

Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez berbicara selama konferensi pers di Caracas pada 8 September 2025. Venezuela menyebut tuduhan perdagangan narkoba yang dilayangkan Amerika Serikat terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro sebagai "lelucon besar" dan mengatakan itu adalah "upaya lain untuk mengkriminalisasi" pemerintah. (Foto oleh Federico PARRA / AFP) (Foto oleh FEDERICO PARRA/AFP via Getty Images)

Newestindonesia.co.id, Presiden Interim Venezuela, Delcy Rodriguez menyerukan hubungan yang seimbang dan menghormati dengan Amerika Serikat (AS). Dia meminta AS menghormati Venezuela, dan sebaliknya.

“Kami menganggapnya sebagai prioritas untuk bergerak menuju hubungan yang seimbang dan menghormati antara AS dan Venezuela,” kata Wakil presiden Maduro, Rodriguez dilansir AFP, Senin (5/1/2026).

“Kami menyampaikan undangan kepada pemerintah AS untuk bekerja sama dalam agenda kerja sama yang bertujuan untuk pembangunan bersama,” imbuhnya.

Diketahui, serangan besar-besaran AS ke sejumlah titik di Venezuela diikuti penangkapan Nicolas Maduro merupakan puncak dari tekanan selama berbulan-bulan oleh pemerintahan Trump terhadap Venezuela. Operasi ini pun menuai kecaman dari beberapa pemimpin internasional.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Maduro ditangkap pada Sabtu (3/1) dini hari. Penangkapan diawali dengan serangan oleh pasukan AS. AS menyebut Maduro sebagai pemimpin yang tidak sah. Setelah itu, Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dibawa ke AS.

Trump telah mendesak Maduro untuk menyerahkan kekuasaan dan menuduhnya mendukung kartel narkoba. Trump menuduh Maduro dan kartel narkoba bertanggung jawab atas ribuan kematian warga AS yang terkait dengan penggunaan narkoba ilegal.

Sejak September 2025, pasukan AS telah membunuh lebih dari 100 orang dalam setidaknya 30 serangan terhadap kapal-kapal yang diduga terlibat penyelundupan narkoba dari Venezuela di Karibia dan Pasifik. Para ahli hukum mengatakan aksi AS itu kemungkinan melanggar hukum AS dan internasional.

Editor: DAW

Advertisement. Scroll to continue reading.

Advertisement. Scroll to continue reading.
Baca juga:  Investigasi Jeju Air Kecelakaan Gegara Pilot Tak Sengaja Matikan Mesin
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Editor Picks

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Bank Mandiri merayakan ulang tahun ke-27 pada Kamis (2/10/2025) dengan mengusung tema Sinergi Majukan Negeri”. Perayaan ulang tahun Bank Mandiri dikemas dalam program bertajuk “HUT...

Regional

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengatakan, Mau sampai kiamat tinggal dua hari pun mafia tanah tidak akan bisa diatasi....

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Cuaca panas yang kerap melanda berbagai wilayah dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan tubuh, khususnya pada kulit. Paparan sinar matahari yang terik berpotensi memicu...

Selebriti

Newestindonesia.co.id, MSbreewc, nama asli Bree Wales Covington, lahir pada 1 Februari 2001 di Singapura (meskipun lahir di Jakarta dan besar berpindah-pindah, beberapa bio menyebut...

Advertisement